Jalan – Jalan ke Kebun Raya Cibodas & Telaga Warna


Kali ini, saya mau bercerita sedikit tentang kuliah lyfe hehehe… hal yang mau saya share disini adalah tentang pengalaman saya dan para mahasiswa mengikuti study tour untuk kelas Ecology & Environment.

Study Tour kali ini kami berniat melakukan observasi ke Cibodas Botanical Garden, Perkebunan Teh & Telaga Warna di Puncak. Uda kebayang kan ya kalo jalannya sama2 anak2x jiwa muda golongan generasi Gen Z ini, uda pasti seru n saya dosennya uda pasti dibuat “cerewet” n happy juga =)

ECOLOGY & ENVIRONMENT CLASS

Sebagai seorang dosen “muda” (karena ga mau dibilang tua hahaha…) ini merupakan salah satu kelas yang saya handle, dan juga termasuk mata kuliah favorite saya. Kenapa favorite karena di perkuliahan ini saya memiliki kesempatan untuk mengajar kuliah lapangan, jadi saya dan para mahasiswa bisa belajar sambil jalan-jalan tentunya = )

Memasuki era globalisasi saat ini kemampuan manusia untuk mengubah lingkungannya semakin luar biasa, apalagi di dukung dengan adanya perkembangan IPTEK,  the way of life manusia terhadap lingkungan pun berubah dan so pasti yang paling kita semua takutkan adalah keberadaan lingkungan semakin terancam.

Nah di kelas ini saya belajar dan sharing bareng mahasiswa tentang pengenalan terhadap lingkungan dan harus bagaimana sih sikap dan prilaku kita terhadap lingkungan?.

Kalo di kelas, saya sudah banyak menjelaskan dan tukar pikiran bersama para mahasiswa tentang segala sesuatu yang ada di lingkungan, baik dampak positif dan negatifnya, kali ini giliran kita observasi dan melakukan investigasi ilmiah langsung ke lapangan. Supaya para mahasiswa bisa explore dan memiliki pengalamannya sendiri.

CIBODAS BOTANICAL GARDEN

Untuk pemilihan setiap lokasi penelitian biasanya saya serahkan langsung ke mahasiswanya, terserah  mereka lebih excited kemana? Tapi sebelumnya saya sudah memberikan beberapa persyaratan, yang kira – kira menjadi panduan saat mereka memilih lokasinya.

Akhirnya Cibodas Botanical Garden menjadi pilihan utama kita. Kebun raya yang terletak di kompleks Hutan Gede Pangrango ini memiliki topografi yang berbukit – bukit, jadi mayan ngos-ngosan juga sih kita penelitiannya, tapi gpp sekalian olahraga ya kan..

JENIS TUMBUHAN

Untuk tumbuhan yang ada di kebun botani ini, dikhususkan untuk koleksi tumbuhan dataran tinggi basah tropika dan merupakan tempat koleksi ex situ (di luar habitat). Untuk koleksi tumbuhannya sendiri bermacam – macam mulai dari pohon paku, kaliandra, tusam dan lumut. Oia di kebun ini juga ada taman sakura loh jadi ga perlu jauh-jauh ke Jepang kalo mau liat sakura yang bermekaran.

Ketika sampai di lokasi para mahasiswa sudah saya bagi menjadi beberapa kelompok, setiap kelompok kira-kira terdiri menjadi 4-6 orang mahasiswa dan yang sudah pasti setiap kelompok mendapatkan tugas penelitian yang berbeda-beda sehingga saat nanti mereka presentasi hasil penelitian di kelas mereka bisa saling bertukar ilmu.

PERKEBUNAN TEH 

Oke setelah explore Kebun Raya Cibodas, hari berikutnya kita mau observasi di perkebunan teh di daerah puncak, namanya perkebunan teh Ciliwung. Nah berbeda dengan kebun botani, kalo disini jenis tanamannya homogen dan hanya satu jenis yaitu daun teh saja.

Perkebunan teh

TELAGA WARNA

Setelah kita menjelajah kebun teh dan jalan lumayan jauh akhirnya kita sampai di sebuah telaga, telaga ini bernama Telaga Warna yang berada di tengah kawasan perkebunan teh. Ketika kita memasuki kawasan telaga berair tenang ini kita dibuat kaget karena yang menyambut kita adalah para kera abu-abu yang lumayan banyak jumlahnya huhuhu awalnya sih takut tapi lama-lama lucu juga ya mereka hehe..

Pemandangan di Telaga Warna ini bisa dibilang sangat memanjakan mata. Air telaga yang begitu tenang dibalut dengan hijaunya pepohonan rimba Gunung Mega Mendung dan rimba Gunung Hambalang menciptakan kedamaian bagi penikmatnya.

Tak hanya itu, ternyata Telaga ini juga memiliki keunikan yaitu air telaganya bisa berganti-ganti warna.  Kadang hijau, coklat, kuning bahkan warnanya saling bergradasi. Dari info yang kami dapat dari pengelola, warna air telaga ini bisa berubah-ubah tergantung dari pantulan sinar matahari yang menyinari tumbuh-tumbuhan disekitar telaga.

Photo by my students

Share

blogclassgreen tourism

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *