Explore Hijau & Uniknya Faunaland


Bisa berwisata dan menikmati ruang terbuka hijau di kota Jakarta itu bisa dikatakan hal yang sangat “MEWAH”. Bukan rahasia umum lagi yah, kalo lahan hijau di Jakarta bisa dikatakan sangat minim, apalagi yang peruntukannnya sebagai tempat wisata bagi masyarakat umum.

THE MINI ZOO

Nah,, beberapa saat lalu, mommy Nelza kepikiran mau ajak Emillie main ke tempat terbuka hijau, biar ga ngemall mulu si toddler ini Zzzzzztt.. OK, mulailah mommy mikir, kira-kira di mana ya, daerah di Jakarta yg masih banyak ruang hejo-hejonya ? Mmmm.. lalu terpikirlah daerah sekitaran Ancol, tepatnya di area Ecopark.

Mulailah mommy cari tau info tentang Ecopark, lalu muncullah nama Faunaland, The Mini Zoo berkonsep Papua yang ada di dalam kawasan Ecopark, lucu nih kayaknyaaaa!! so.. let’s go lah, uda penasaran banget pengen liat gimana sih konsep n design landscapenya, jarang2x kan ada tempat wisata yang mengusung konsep ekowisata di tengah kota Jakarta ini.

BERANGKAT PAGI SUPAYA GA KENA MACET

Hari itu, kita jalan dari rumah lumayan pagi, supaya ga kena macet n sebelom si toddler ngantuk, kalo uda ngantuk n riwill kan selesai ya semuanya (hanya mamak2x yang ngerti ini pastinyaa ya kan haha). Ok, akhirnya kita  memasuki area Ancol sekitar jam 10.00 pagi. Setelah bayar tiket masuk Ancol, mulailah kita mencari-cari dimana letaknya Ecopark dan Faunaland ini.

Pathway menuju pintu masuk yang begitu rindang

Setelah muter-muter, akhirnya sampai juga di Faunaland. Waktu itu, karena kita kesana pas weekend, tempat parkir mobil lumayan padet & rame banget huhu… tapi akhirnya kita dapat juga sih tempat parkir walau aga nyempil. So.. setelah selesai parkir, kita langsung menuju pintu masuk Faunaland.

Jalan menuju loket tiket Faunaland, bisa dikatakan sangat asri & rindang karena terdapat banyak pepohonan besar dan tinggi yang ditanam di kanan & kiri pathway. Selain mata yang dimanjakan oleh rindangnya pepohonan, tubuh juga ikut dibuai loh oleh semilir angin yang terasa begitu menyejukkan.

Pintu masuk menuju little zoo kental dengan nuansa Papua

TROPICAL LANDSCAPE DESIGN

Akhirnya kita boleh masuk ke area kebun binatang, setelah tiket masuknya ada di tangan. Namun tidak langsung bertemu dengan para binatangnya ya, karena kita harus melewati  pathway rindang berkonsep tropical landscape. Tatanan landscape yang diperlihatkan ini semakin memperkuat dan menjelaskan karakteristik khas tanaman hutan tropis Indonesia.

Setelah berjalan menikmati design landscape yang ada, akhirnya kita sampai di atas jembatan kayu. Jembatan kayu ini merupakan area transisi antara entrance dan kebun binatang. Dibawah jembatan kayu ini juga terdapat aliran sungai yang pastinya bebas dari sampah (berasa lagi ada di film Indiana Jones kalo liat jembatan kayu ini hehe..)

Ok, pertama kali masuk kebun binatang, kita akan disambut oleh sebuah stand photobooth berbayar yang posisinya terletak di tengah- tengah rock garden, disini kita bisa berfoto bersama kuda poni yang lucu dan burung-burung nan cantik.

Jembatan kayu menuju zoo

SATWA – SATWA UNIK KHAS PAPUA

Kebun Binatang ini memiliki keunikan dibandingkan kebun binatang lainnya, karena disini kita bisa lihat satwa – satwa unik dan langka khas Papua seperti monyet putih, singa putih, keledai, kanggoro putih, kura2x besar, tapir dan masih banyak yang lainnya.

Kangguru putihnya lucu ya,,

Di setiap kandang terdapat Informasi tentang satwa yang cukup jelas mulai dari nama satwanya, nama latinnya dan dari mana daerah asalnya. Informasi ini bisa mengedukasi para bocil dan orang tua yang mungkin belum tau ya. Oia selain bisa belajar tentang satwa, kita juga bisa loh berinteraksi dengan memberi satwa makanan.

Emillie foto sama singa putih

BIRD SHOW

Setelah puas muter-muter liat satwa yang unik, sekarang saatnya kita mulai explore tempat lainnya, dan ternyata kita dapat info dari petugas bahwa akan ada bird show yang akan mulai sebentar lagi, horeee… buru-buru deh kita lari-lari kecil menuju ke tempat bird show.

Area bird show ini terlihat sangat menarik, kita bisa liat dari pintu gerbangnya yang berbentuk burung raksasa yang sangat eye catching. Setelah selesai foto-foto di depan gerbang, kita mulai masuk dan menikmati pertunjukan burung ini. Selama pertunjukan anak-anak terlihat sangat happy lohh, karena shownya terasa sangat interaktif.

Gerbang area bird shownya lucu ya..

BIRD ISLAND

Akhirnya bird show selesai, ternyata ga jauh dari tempat bird show ada area lainnya, namanya bird island. Tempat ini juga keren, karena di tempat ini kita seperti lagi ada di tengah hutan dengan berbagai macam burung yang lucu. Oia kalo mau foto sama burung di area ini gratis loh, tapi kita harus ngantri karena banyak yang pengen berselfie ria juga sama burung- burung cantik ini.

Lelah menjelajah bird island, Emillie keliatan uda mulai ngantuk, and mama papa pun uda kehausan n lafarrr. Mmm…. tapi sayang banget kan kalo langsung pulang dan belum naik Safari River Cruise (kebetulan pap Emillie uda beli tiketnya). Oke deh sebelum menuju Safari River Cruise kita cari cemilan dulu aja. Kebetulan ada booth makanan ringan di deket pintu keluar Bird Island, so kita nyemil, minum dan istirahat dulu deh karena uda kecapean dari tadi muter-muter.

Salah satu pojok di bird island

SAFARI RIVER CRUISE

OK, setelah ngemil, minum n istirahat sebentar, sekarang waktunya kita menuju antrian Safari River Cruise, lumayan panjang juga nih antriannya, tapi ya uda kepalang tanggung tiketnya uda dibeli dan sayang aja kalo ga naik ini. Eh tapi ternyata antriannya cepet juga, karena dalam setiap antrian perahu, bisa langsung naik sekitar 8- 10 orang.

Menjelajahi sungai di Safari River Cruise bisa dibilang sangat menyenangkan, karena kita dibawa mengitari sungai dan dimanjakan dengan pemandangan alam nan asri layaknya sedang berada di dalam hutan, sampai lupa kalo ini adalah ekosistem buatan yang ada di tengah kota.

Area Safari River Cruise

OVER ALL..

Secara keseluruhan, sangat menyenangkan berada di ekowisata Faunaland ini, di area daratan & perairan seluas 5 hektar ini kita bisa belajar dekat dengan alam dan mengenali satwa – satwa yang unik. Meskipun hanya suatu ekosistem buatan, tapi kita bisa sampai lupa dibuatnya, yang terasa kita sedang berada di tengah hutan di pedalaman Papua. Oia just info, disana pun diputar loh lagu-lagu khas Papua, jadi lebih berasa ya atmosphere Papuanya.

Lush Garden

Well, kita mau bilang terimakasih kepada para pengembang, landscape arsitek dan arsitek yang sudah membuat konsep ekosistem buatan ini di tengah kota Jakarta, sehingga kami bisa mengenal dan merasakan spirit of Papua meski kita belum pernah menginjakan kaki kesana =)

HARGA TIKET FAUNALAND

Senin – Jumat   : Rp 65.000 (satu paket dengan Safari River Cruise Rp 90.000)

Sabtu – Minggu : Rp 75.000 (satu paket dengan Safari River Cruise Rp 100.000)

JADWAL BIRD SHOW FAUNALAND

Senin – Jumat  : 11.00 & 16.00 WIB

Sabtu -Minggu & Libur Nasional : 11.00 , 14.00 & 16.00 WIB

JAM OPERASIONAL FAUNALAND

Senin – Jumat : 09.00 – 17.00 WIB Sabtu – Minggu : 08.00 – 17.00 WIB

Share

bloggreen parentinggreen tourism

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *